//
you're reading...
aeronautics

Apa itu Dinamika Terbang???

Dinamika terbang adalah salah satu  cabang dari ilmu mekanika terbang yang mengkaji masalah dinamika pesawat terbang dalam penerbangan.

Dinamika disini dimaksudkan sikap dan respon pesawat terhadap ganguan dari luar (seperti turbulensi udara,  solar radiation pressure dan lain sebagainya) ataupun dari dalam ( misalnya : gerakan bidang- bidang kendali aerodinamika, sistem propulsi, sistem pengendalian reaksi, pengeluaran flaps dan roda pendarat dan lain sebagainya).

Masalah yang paling penting dibicarakan dalam disiplin ini adalah stabilitas dari suatu sikap pesawat bila mendapat gangguan baik dari luar maupun dalam. Stabilitas suatu pesawat dikaitkan dengan dengan kemampuan pesawat tersebut, tanpa bantuan pilot, untuk kembali pada sikapnya semula setelah mendapat gangguan.

Dalam hal ini konfigurasi bentuk pesawat sangat menentukan sifat stabilitasnya.

Sistem tata acuan koordinat yang dalam analisis prestasi terbang adalah :

( 1 ) Tata acuan koordinat bumi

( 2 ) Tata acuan koordinat horison lokal

( 3 ) Tata acuan koordinat benda

( 4 ) Tata acuan koordinat angin

( 1 ) Tata acuan koordinat bumi ( Xg, Yg, Zg)

Sistem ini diam relatif terhadap bumi dan didefinisikan sebagai berikut :

Pusat koordinat terletak pada permukaan bumi, sumbu Zg vertikal dan positif ke arah bawah, sumbu Xg dan  Yg terletak pada bidang horisontal tegak lurus sumbu Zg dan berorientasi tangan kanan.  Sumbu Xg mengarah sembarang misal pada arah terbang pesawat.

( 2 ) Tata acuan koordinat horison lokal ( Xe, Ye, Ze  )

Pusat koordinat terletak pada titik berat pesawat ( c.g ), sumbu- sumbu  Xe, Ye, Ze  sejajar dengan sumbu – sumbu Xg, Yg, Zg pada tata acuan koordinat bumi. Bidang Xe, Ye selalu sejajar dengan bidang permukaan bumi.

( 3 ) Tata acuan koordinat benda ( Xb, Yb, Zb  )

Pusat koordinat terletak pada titik berat pesawat ( c.g ), sumbu Xb terletak pada bidang simetri pesawat dan positif mengarah pada hidung pesawat. Sumbu Zb terletak pada bidang simetri pesawat dan tegak lurus pada sumbu Xb , arah positif kebawah. Sumbu Yb tegak lurus bidang  Xb,Zb  positif kearah sayap kanan.

( 4 ) Tata acuan koordinat angin/ flight path (Xa, Ya, Za  )

Pusat koordinat terletak pada titik berat pesawat ( c.g ), sumbu  Xa terletak searah dengan vektor kecepatan. Sumbu Za terletak pada bidang simetri pesawat dan tegak lurus pada sumbu Xa , arah positif kebawah. Sumbu Ya tegak lurus bidang  Xa,Za  positif kearah kanan.

Sudut Euler untuk orientasi TAK Benda terhadap TAK Horison Lokal ditentukan oleh tiga buah sudut :

  1. Sudut Yaw (y ),adalah sudut proyeksi sumbu Xb terhadap bidang horison lokal (bidang  Xe, Ye) dengan sumbu Xe.
  2. Sudut Pitch (q ),  adalah sudut antara sumbu Xb dan proyeksinya pada bidang horison lokal (bidang  Xe, Ye).
  3. Sudut Roll ( j ), sudut antara sumbu Yb dengan garis perpotongan bidang Yb,Zb dengan bidang Xe, Ze.

Didefinisikan komponen kecepatan pesawat udara pada sumbu Xb, Yb dan Zb berturut- turut adalah u, v dan w , serta dapat dinyatakan dalam hubungan sbb :

V2         = u2 + v2 + w2

u          = V cos b cos a

v          = V sin b

w          = V cos b sin a

Komponen- komponen gaya dinyatakan dengan simbol : X, Y dan  Z; Tx , Ty dan Tz; dan  Wx, Wydan Wz  masing- masing untuk gaya- gaya aerodinamik, Thrust dan Gaya Berat pada sumbu- sumbu x, y dan z TAK Benda.

Tabel 1.1 Notasi Parameter Gerak

Gaya- gaya aerodinamik dinyatakaan sebagai perkalian antara Koefisien tak berdimensi, tekanan dinamik pada saat terbang dan Luas permukaan S  sebagai berikut  :

X = Cx Q S        à Gaya Aksial

Y = Cy Q S        à Gaya Samping

Z = Cz Q S         à Gaya Normal

Dengan cara yang sama momen yang bekerja pada pesawat  dapat diakibatkan olehgaya–gayaaerodinamik dan Thrust  yang tidak bekerja pada cg pesawat.   Komponen momen aerodinamik juga dinyatakan dalam koefisien tak berdimensi, tekanan dinamik , luar referensi dan panjang karakteristik sbb :

L = Cl Q S l        à Momen Roll

M = Cm Q S l                 à Momen Pitch

N = Cn Q S l      à Momen Yaw

 

Pada pesawat udara luas referensi S  adalah luas penampang sayap dan panjang karakteristik l  dinyatakan dengan panjang rentang sayap ( wing span ) untuk Momen roll dan momen yaw, sedangkan untuk momen pitch l  dinyatakan dengan panjang mean aerodinamic chord  .

About H.N AmQ

Senang membuat orang lain tertawa, baik hati, tidak sombong... :)

Discussion

2 thoughts on “Apa itu Dinamika Terbang???

  1. Gambarnya kok g keluar ya

    Posted by Faris | July 14, 2013, 11:50
  2. V2 = u2 + v2 + w2

    u = V cos b cos a

    v = V sin b

    w = V cos b ssin a

    mAaf mau tanya pada rumus diatas nilai a sama b itu nilai apa ya?

    Posted by Faris | July 14, 2013, 12:06

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: